LYCEE INTERNATIONAL FRANCAIS - Jl. Cipete Dalam N°32 - Jakarta 12410 Indonésie - tel : +62-21 750 30 62 fax : +62-21 750 36 24
Akar dan sayap Pada tahun 1967, sekolah prancis pertama kali berdiri di Jakarta. Saat ini, Sekolah Internasional Prancis (Lycée international français – LIF) Louis-Charles Damais menerima sekitar 400 siswa mulai tingkat TK sampai dengan SMA, yang berasal dari sekitar 15 kebangsaan yang berbeda. Metode pengajaran yang inovatif dan gedung sekolah yang baru saja direnovasi membawa pembaharuan dan menambah dinamika LIF : selamat datang kepada para peminat keunikan dan keunggulan Prancis !
 HOME
  Administrasi
Pendaftaran
Jadwal 2009-10
Dewan Sekolah
Rencana Sekolah
Biaya Sekolah
Organisasi Sekolah
Status LIF
Berkerja di LIF
Keamanan
  Vie scolaire
Listes des fournitures
Maternelle (TK)
Primaire (SD)
Collège (SMP)
Lycée (SMA)
  CCLIF
Comité des Clubs du LIF
Règlement intérieur
  Divers
Daftar alumni LIF
Contact & Situs-situs

 

ACTUALITES


Téléchargez l'InfoLIF N°16 Janvier 2010
l'INFOLIF vous informe
sur des points d'actualité de l'établissement et vous donne les rendez-vous essentiels du mois.


Pengajaran yang ditawarkan di LIF Pengajaran yang ditawarkan di LIF mengikuti kurikulum Kementrian Pendidikan Nasional Prancis. Mulai dari tingkat Maternelle (TK) hingga kelas Terminale (3 SMA), materi pelajaran diberikan oleh pengajar yang ditunjuk oleh Kementrian Pendidikan Nasional. Bantuan teknik dan finansial diberikan oleh Pemerintah Prancis kepada LIF yang merupakan anggota AEFE (Badan Pendidikan Prancis di Luar Negeri) dan jaringan Sekolah Internasional Prancis di kawasan Asia. LIF diakui oleh Kementrian Pendidikan Nasional Prancis, oleh karena itu LIF memiliki staf pengajar yang berkualitas tinggi sehingga dapat memberikan pendidikan bermutu sesuai dengan kurikulum Prancis.

Pengajaran dwibahasa Prancis – Inggris Kelas dwibahasa dengan pembagian waktu yang seimbang; kelas berbahasa Inggris diajar oleh pengajar penutur asli sedangkan kelas berbahasa Prancis diajar oleh pengajar Prancis. Kurikulum mengacu pada kurikulum yang ditetapkan oleh Kementrian Pendidikan Nasional Prancis. Kelas berbahasa Inggris di tingkat Maternelle (TK), mengikuti kurikulum Prancis, sedangkan mulai tingkat CP - Classe préparatoire (SD) kurikulum mengacu kepada kurikulum Prancis dan Inggris.
Sejak tahun 2008, kelas dwibahasa Prancis – Inggris dibuka untuk kelas Moyenne Section (TK menengah - usia 4 tahun). Tahun 2009, kelas dwibahasa untuk kelas Grande Section (TK besar – usia 5 tahun) mulai dibuka. Selanjutnya pada tahun 2010 akan dimulai kelas dwibahasa untuk kelas CP (1 SD) dan seterusnya sehingga pada tahun 2013 seluruh tingkat SD akan memiliki kelas dwibahasa Prancis – Inggris!

Pengajaran dengan penekanan dalam bahasa Inggris Pelajaran dalam bahasa Inggris mulai diajarkan sejak kelas Petite section (TK kecil). Di tingkat Primaire (SD) sampai dengan Secondaire (tingkat Menengah), bahasa Inggris diajarkan dalam kelompok-kelompok kecil yang dibagi sesuai dengan kemampuan siswa. Pada tingkat selanjutnya, mata pelajaran non- linguistik seperti olahraga, geografi, sejarah, dan sains juga disampaikan dalam bahasa Inggris. Mulai dari kelas 6e (SD kelas 6 usia 11thn), siswa mengambil pelajaran pilihan Eropa (pelajaran non-linguistik dalam bahasa Inggris) untuk kemudian dapat memilih pelajaran tersebut pada ujian Baccalauréat. Mata pelajaran pilihan Eropa tersebut merupakan nilai tambah dalam ijazah Baccalauréat.
Selain itu para siswa sangat mudah beradaptasi dengan bahasa Inggris karena banyak kesempatan untuk menggunakannya seperti pada saat pelajaran terpadu, jam istirahat, jam makan siang, aktivitas tambahan setelah pelajaran, dan di perpustakaan.

Bahasa apa saja yang digunakan pada saat jam istirahat ? Mulai usia 3 sampai dengan 18 tahun, siswa paling banyak menggunakan bahasa Prancis. Akan tetapi, mereka juga sering berkomunikasi dalam bahasa Inggris. Siswa LIF yang berasal dari negara-negara berbahasa Inggris membuka kesempatan kepada siswa lain untuk lebih sering berkomunikasi secara lisan maupun tulisan dalam bahasa Inggris. Sedangkan dengan siswa Indonesia, siswa lainnya belajar untuk menguasai bahasa Indonesia. Kondisi ini membuat siswa LIF dengan sangat cepat mampu beralih dari satu bahasa ke bahasa lainnya.
Bahasa Jerman, Spanyol, Itali kadang kala juga terdengar dalam percakapan di mereka. Sementara bahasa Cina dan bahasa negara-negara Eropa Timur digunakan pada saat pelajaran atau dalam percakapan antara kakak-beradik yang bersekolah di LIF.

Pilihan mata pelajaran di tingkat menengah Bahasa asing kedua yang wajib diambil di kelas 4e (SMP kelas 2) adalah bahasa Jerman, bahasa Spanyol atau bahasa Mandarin. Selain itu, mata pelajaran tambahan yang dapat dipilih pada ujian Baccalauréat adalah bahasa Indonesia yang diajarkan mulai kelas 6e (SD kelas 6),  bahasa Latin mulai kelas 5e (SMP kelas 1), dan pilihan kelas teater dapat diambil mulai kelas 2e (SMA kelas 1). Di SMA, jurusan yang dapat dipilih di LIF adalah jurusan ES (ekonomi & sosial) atau jurusan S (sains).

Bantuan bahasa Prancis untuk siswa non-frankofon Pelajaran bahasa Prancis tersebut adalah sebuah pelajaran tambahan yang diberikan untuk membantu para siswa yang berasal dari keluarga campuran atau non-frankofon yang baru memasuki sistem pendidikan Prancis. Bantuan pelajaran bahasa Prancis ini membantu siswa dalam proses penguasaan bahasa dan pembauran mereka dengan lingkungan LIF. Dengan demikian siswa akan dapat berkomunikasi dengan lebih baik dan dapat mengikuti pelajaran yang diberikan. Kelas bantuan bahasa Prancis ini diberikan oleh seorang pengajar ahli.

Mengenal Indonesia Siswa di semua tingkat diajak dan dianjurkan untuk terlibat aktif dalam kegiatan-kegiatan antarbudaya yang berkaitan dengan masyarakat Indonesia yang sangat multikultur serta negara Indonesia. Kegiatan yang ditawarkan adalah kegiatan seni budaya, social kemasyarakatan, dan olah raga.

Pilihan kegiatan setelah sekolah Komite Klub LIF (CCLIF) menawarkan sekitar 30 jenis kegiatan siswa setelah jam pelajaran. Terdiri dari berbagai macam kegiatan olah raga dan budaya yang disampaikan dalam bahasa Prancis atau Inggris.

Perbandingan umur dan kelas sistem pendidikan Prancis dan Indonesia :

  • Maternelle setara pra-sekolah dan TK mulai dari umur 3 tahun
    • Petite Section (3 thn) - pra sekolah
    • Moyenne Section (4 thn) - TK Kecil
    • Grand Section (5 thn) - TK Besar
  • Primaire :
    • Cours Préparatoire (CP) - 6 thn - SD kelas 1
    • Cours Elémentaire (CE1) - 7 thn - SD kelas 2
    • Cours Elémentaire (CE2) - 8 thn - SD kelas 3
    • Cours Moyen 1 (CM1) - 9 thn - SD kelas 4
    • Cours Moyen 2 (CM2) - 10 thn - SD kelas 5
  • Secondaire:
    • 6e - 11 thn - SD kelas 6
    • 5e - 12 thn - SMP kelas 1
    • 4e - 13 thn - SMP kelas 2
    • 3e - 14 thn - SMP kelas 3
  • Lycée:
    • 2e - 15 thn - SMA kelas 1
    • 1ere  - 16 thn - SMA kelas 2
    • Terminale - 17 thn – SMA kelas 3 (lulus dengan menyandang gelar BAC-S (Sains), BAC-ES (Ekonomi Sosial) tergantung jurusan yg diambil di kelas).

Louis-Charles Damais (1911 – 1966) seorang peneliti Prancis pakar Indonesia, Sejarah Indonesia dan Sastra Indonesia. Beliau tinggal lama di Indonesia dan memimpin pusat penelitian Prancis EFEO di Jakarta pada periode 1950 – 1960. Beliau banyak menerjemahkan buku ke dalam bahasa Prancis salah satunya adalah buku Surat-surat Raden Ajeng Kartini, tokoh feminis Indonesia pertama. Karyanya adalah hasil dari pengetahuan yang maha luas dan suatu rasa ingin tahu yang menggebu tentang negerinya yang kedua.
LIENS
Téléscol
Téléchargez Asia
Blog des CE2/CM1
Blog des CM1b
Site du cycle 3
Orient'Asie
AEFE Zone Asie
Blog du groupe Théâtre
Ambassade de France